Atraksi Drumband Taruna AAL Pukau Masyarakat Banyuwangi

Taruna serta Taruni Perguruan Angkatan Laut( AAL) yang turut singgah bersama KRI Bima Suci di Banyuwangi melaksanakan kirab kota serta display drumband. Aksi atraktif mereka juga sukses menawan ribuan masyarakat di wilayah berjuluk The Sunrise of Java ini.

Aksi Kirab Kota Drumband Genderang Seruling( GS) Gita Jala Taruna ini dilaksanakan oleh 103 Taruna serta Taruni AAL yang tergabung dalam Latihan Kartika Jala Krida Taruna, Sabtu( 9/ 11/ 2019). Mereka merupakan taruna serta Taruni AAL yang turut keliling ke 9 negeri bersama KRI Dewa Suci serta sudah singgah di Banyuwangi Sabtu pagi tadi.

Keahlian serta kelihaian para Taruna serta Taruni memainkan perlengkapan musik mengundang decak kagum masyarakat yang sudah menyemut di sejauh rute mulai dari depan Kantor Pemkab Banyuwangi sampai Pendopo Kabupaten. Atraksi mereka jadi tontonan menarik serta menawan. Terlebih dikala mayoret memainkan serta melambungkan tongkatnya dengan lincah. Sontak, masyarakat juga serempak berteriak serta bertepuk tangan.

” Atraksinya keren, lincah, serta menghibur. Bahagia dapat amati langsung para taruna ini beraksi. Aku pula termotivasi mau jadi taruna semacam mereka, alat drumband ” kata Naura Zahra, siswa SMPN 1 Banyuwangi kepada wartawan, Sabtu( 9/ 11/ 2019)

Tidak hanya masyarakat, warnanya kunjungan serta atraksi kirab ini pula membagikan kesan tertentu untuk para taruna.” Sehabis keliling ke 9 negeri serta 2 wilayah di Indonesia, ini merupakan salah satu tempat yang sambutannya begitu meriah serta hangat. Bahagia dapat ke Banyuwangi,” ucap Serma Datar( e), Fitria. Taruni asal Yogyakarta.

Perihal yang sama, pula diungkapkan Taruna asal Banyuwangi, Wahyu Wardoyo.” Bahagia dapat kembali serta beraktraksi di wilayah sendiri. Bangga pula dapat kembali diantar sama KRI. Tidak sering sekali terdapat peluang semacam ini,” seloroh Taruna asal Songgon, Banyuwangi ini.

Gubernur AAL Laksamana Muda Edi Sucipto berkata penampilan GS Gita Jala Taruna ini ialah bagian dari kunjungan KRI Dewa Suci di Banyuwangi.

” Mudah- mudahan penampilan Taruna serta Taruni kami dapat berikan hiburan serta motivasi untuk masyarakat Banyuwangi,” kata ia.

Terlebih, imbuhnya, dari 103 taruna yang tergabung dalam latihan ini ada satu taruna asal Banyuwangi. Mudah- mudahan ke depan terus menjadi banyak anak muda Banyuwangi yang termotivasi masuk AAL.

” Jika saat ini terdapat satu, mudah- mudahan tahun selanjutnya dapat 3 ataupun 4 Taruna sebab kita butuh banyak pemuda yang cinta serta ingin melindungi NKRI,” kata ia.

Laksamana Muda Edi juga membagikan peluang untuk masyarakat Banyuwangi buat melihat langsung KRI Bima Suci yang sudah sandar di Pelabuhan Tanjung Wangi.

” KRI Dewa Suci hendak terletak di Banyuwangi mulai Sabtu( 9/ 11) sampai Senin( 11/ 11). Untuk warga Banyuwangi yang mau memandang langsung kami beri peluang seluas- luasnya,” kata Laksamana Muda Edi. Sedangkan itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meningkatkan ini peluang yang baik buat membangkitkan spirit nasionalisme kepada anak muda Banyuwangi.

” Kehadiran Taruna serta Taruni kami harap dapat membangkitkan spirit nasionalisme kanak- kanak muda kita,” kata Anas.

Anas juga kembali memotivasi masyarakat, spesialnya anak muda.” Seluruh memiliki peluang yang sama jadi prajurit. Buktinya, anak Songgon pula dapat jadi Taruna. Hingga, jangan minder. Anak Muda Banyuwangi wajib optimis serta cinta pada NKRI,” pungkasnya.( iwd/ iwd)

Leave a Comment